Home > Politik > Pasca-Gempa M 7,7 Flores: Kapolres Mabar Tinjau Pasien RS Siloam dan Fasilitasi BPJS Darurat untuk Korban

Pasca-Gempa M 7,7 Flores: Kapolres Mabar Tinjau Pasien RS Siloam dan Fasilitasi BPJS Darurat untuk Korban

Rayyan Rayyan August 15, 2026 Politik
Pasca-Gempa M 7,7 Flores: Kapolres Mabar Tinjau Pasien RS Siloam dan Fasilitasi BPJS Darurat untuk Korban

LABUAN BAJO — Kapolres Manggarai Barat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat meninjau langsung penanganan darurat korban gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di pelataran Rumah Sakit (RS) Siloam Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah daerah bersama kepolisian menyalurkan bantuan jaminan kesehatan (BPJS) darurat bagi warga terdampak bencana yang belum memiliki perlindungan medis.

Guncangan gempa kuat yang terjadi pada pukul 05.58 WITA (04.58 WIB) tersebut sebelumnya memicu evakuasi cepat terhadap puluhan pasien rawat inap guna mengantisipasi risiko keretakan struktur bangunan dan potensi gempa susulan (aftershocks).

*Penyerahan BPJS Darurat dan Respons Cepat Pemda*

Salah satu penerima manfaat jaminan kesehatan tersebut adalah Daniel Paju (30), warga asal Desa Loha, Kecamatan Pacar, yang saat ini berdomisili di Los Baba, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.

Daniel yang menjadi korban gempa harus mendapat perawatan medis darurat di tenda penampungan sementara, namun sempat terkendala biaya pengobatan karena belum terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan.

Merespons kondisi tersebut, Pemkab Manggarai Barat mengambil langkah diskresi dengan menerbitkan kepesertaan BPJS Kesehatan darurat. Bantuan ini diserahkan secara langsung oleh Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., mewakili Bupati Manggarai Barat saat memantau kondisi pasien.

“Negara dan Pemerintah Daerah hadir penuh untuk warga. Kita tidak ingin masyarakat yang sedang tertimpa musibah masih dibebani oleh kekhawatiran biaya pengobatan. Melalui penyerahan jaminan BPJS Kesehatan ini, kami pastikan Sdr. Daniel Paju dan warga terdampak lainnya mendapatkan perawatan medis terbaik hingga pulih tanpa kendala administratif,” tegas AKBP Christian dalam keterangannya di lokasi penanganan darurat.

Kapolres Manggarai Barat menambahkan bahwa aspek keselamatan jiwa dan kemudahan akses layanan kesehatan warga menjadi prioritas paling mutlak di tengah situasi tanggap darurat pascagempa.

“Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh penanganan medis warga terdampak gempa berjalan optimal. Di masa kritis seperti ini, tidak boleh ada warga yang terlambat ditangani hanya karena kendala dokumen jaminan kesehatan. Sinergi antara Pemda Mabar dan Kepolisian memastikan layanan kedaruratan tetap responsif dan humanis,” ujarnya.

*Pelayanan Medis Tenda Darurat Berjalan Tertib*

Di pelataran RS Siloam Labuan Bajo, tim gabungan TNI-Polri dan tenaga medis telah mendirikan tiga unit tenda darurat. Tenda tersebut dilengkapi perlengkapan pertolongan pertama dari tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Manggarai Barat, armada ambulans, serta tempat tidur lipat (velbed).

Proses penanganan pasien darurat maupun penanganan korban luka-luka pascagempa berjalan dengan aman, tertib, dan lancar di bawah pengawasan ketat tim medis rumah sakit dan personel Dokkes.

Salah satu perwakilan keluarga korban mengapresiasi penanganan cepat dan perhatian pemerintah daerah bersama jajaran kepolisian di lapangan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Kapolres. Saat musibah terjadi kami bingung terkait biaya perawatan karena belum punya BPJS, tapi bantuan ini datang langsung di tenda perawatan. Ini sangat menenangkan kami,” tutur salah satu anggota keluarga korban di RS Siloam.

*Pendataan Riil Korban dan Patroli Kesiapsiagaan*

Meskipun penanganan kedaruratan di fasilitas kesehatan utama telah terkendali, Pemkab Manggarai Barat dibantu jajaran Polres Manggarai Barat terus mengintensifkan pendataan riil di lapangan.

Pendataan mencakup jumlah pasti korban luka, peta persebaran warga terdampak, hingga tingkat kerusakan fisik pada infrastruktur publik, fasilitas sosial, dan permukiman warga, baik di wilayah perkotaan Labuan Bajo maupun pelosok pesisir dan pedalaman.

“Data riil terkait jumlah korban jiwa, luka-luka, maupun tingkat kerusakan bangunan masih terus berproses di lapangan. Tim gabungan Pemda Mabar bersama personel kepolisian dan instansi terkait disebar ke berbagai titik untuk memverifikasi kondisi lapangan secara presisi,” jelas AKBP Christian.

Untuk menjaga kestabilan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Samapta Polres Manggarai Barat juga menggiatkan patroli dialogis serta mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu spekulatif dan tetap memperbarui informasi resmi dari BMKG serta Pemda setempat.**#

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Gatur Pagi di Simpang Taman Lima Puluh, Arus Jalinsum Terpantau Lancar dan Kondusif BATU BARA – Menyambut puncak keberangkatan aktivitas warga di pagi hari serta menjaga kelancaran pergerakan kendaraan di jalur strategis, personil Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batu Bara melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi atau yang dikenal dengan istilah Gatur Pagi di Simpang Taman, Kecamatan Lima Puluh, Jumat (31/7/2026). Kegiatan pengaturan ini berlangsung mulai pukul 06.45 WIB hingga selesai, tepat di titik persimpangan yang menghubungkan berbagai ruas jalan utama pada Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Titik ini merupakan jalur yang sangat vital karena dilalui oleh berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil penumpang, hingga kendaraan angkutan barang yang menghubungkan wilayah utara dan selatan Sumatera. Pelaksanaan pengaturan lalu lintas di lokasi tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Regident Satlantas Polres Batu Bara, yang didampingi oleh personil Aipda MK Rizal. Kedua petugas ini telah menempatkan diri di posisi strategis persimpangan untuk mengatur pergerakan arus kendaraan secara bergantian, sehingga dapat berjalan beriringan dan tertib. Tujuan utama pelaksanaan kegiatan Gatur Pagi ini adalah untuk mengurai potensi kepadatan yang biasanya terjadi pada jam sibuk pagi hari, melancarkan arus perpindahan kendaraan dari berbagai arah, serta mencegah terjadinya kemacetan panjang maupun risiko kecelakaan lalu lintas di titik pertemuan jalur tersebut. Selain itu, kehadiran petugas di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan yang melintas, baik warga lokal maupun pengendara yang sedang melakukan perjalanan jarak jauh. Berdasarkan pantauan di lapangan hingga kegiatan selesai, upaya pengaturan yang dilakukan personil berjalan dengan sangat baik. Arus lalu lintas di Simpang Taman dan ruas Jalinsum sekitarnya terpantau berjalan lancar, aman, dan tertib tanpa ditemukan gangguan berarti maupun indikasi kemacetan yang menghambat pergerakan.   Sumber: Satlantas Polres Batu Bara

July 31, 2026