Breaking
Medan, 01-08-2026 – Mantan Menteri Kehutanan ZRI 2009 – 2014 yang juga Alumni SMAN – 7 Medan angkatan 77 DR ( HOC ) M.S. Kaban M.Si didampingi Kepala Sekolah DR Suyono.M.Or dan Komite Drs Syaiful Syafri MM Lepas Jalan sehat dalam rangka Reuni alumni SMAN – 7 Medan dari halaman Sekolah Jln. Timor Medan Sabtu 01/08. Jalan Sehat Reuni Alumni SMN-7 Medan juga di hadiri Ketua DPP IKA SMAN 7 Medan DR. IR..H Dwi Sudharto, Ketua Panitia DR Syahrizal Siregar M.Kes, Wakil Ketua Komite Sekolah DR Mulyono M.Pd dan Mariaty, S.Pd. M.Pd yang saat ini Bertugas di Universitas Negeri Medan menelusuri Jalan Timor, Jln Perintis Kemerdekaan, JLn Sutomo, Jln Bambu dan Jalan Gaharu dan Finis di SMAN 7 Medan. Sementara itu dari peserta Jalan Sehat yang diikuti seputar 500 peserta Almuni SMAN 7 Medan dari berbagai angkatan tampak Wakil Kepala Sekolah Hotrida S.Pd, dan Alwin, M.Si serta Staf Administrasi Noferi S.Pd .dengan pengawalan Poreders Polrestabes Medan dan unsur Polri Sektor Medan Timur. DR ( HOC ) M.S Kaban M.Si yang merupakan Unsur Dewan Pertimbangan dalam sambutanya menjelaskan bahwa Jalan Sehat diacara Reuni Alumni SMAN 7 Medan sebagai salah satu wujud dari Silaturahmi dan kecintaan dengan SMAN 7 Medan. Kita bisa seperti ini dan bekerja di berbagai tempat di Indonesia sehingga saat ini bersilaturahmi tidak terlepas dari sejarah kita bersekolah di SMAN 7 Medan yang kita Cintai kata M.S. Kaban. Sementara itu Usai melaksanakan Jalan sehat M.S. Kaban Meresmikan Renovasi Mushola SMAN 7 Medan setelah kata Sambutan dari Ketua Umum DPP IKA SMAN 7 Medan DR Ir H. Dwi Sudharto dan Kepala Sekolah SMAN 7 Medan DR Suyono M.Or. dan berlanjut melakukan tanaman penghijauan dipinggiran Sungai Denai Medan.
August 1, 2026

Kapolres Batu Bara Berikan Trauma Healing dan Dukungan Pendidikan kepada Anak Korban Tindak Pidana Asusila

BATU BARA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan korban tindak pidana, Polres Batu Bara menggelar kegiatan Trauma Healing bagi seorang anak korban tindak pidana asusila di Ruang Kerja Kapolres Batu Bara, Sabtu (1/8/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., didampingi Kasat Reskrim AKP Masagus Z.D., S.T.K., S.I.K., M.H., Kasi Humas AKP P. Tamba, Kanit PPA IPDA Robby Harahap, S.H., serta personel Unit PPA Satreskrim Polres Batu Bara.

 

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Kapolres Batu Bara menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam kepada anak korban beserta keluarganya atas peristiwa yang dialami. Ia menegaskan bahwa Polres Batu Bara berkomitmen memberikan pendampingan secara menyeluruh, baik melalui proses penegakan hukum maupun upaya pemulihan psikologis korban.

 

Kapolres juga menegaskan bahwa penyidik akan menangani perkara tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar korban memperoleh keadilan serta kepastian hukum.

 

Selain proses hukum, Kapolres menekankan bahwa perhatian utama saat ini adalah membantu memulihkan kondisi psikologis korban. Melalui kegiatan trauma healing, korban diberikan dukungan moral, motivasi, rasa aman, serta pendampingan agar mampu bangkit dari trauma dan kembali menjalani kehidupan serta masa depan dengan lebih baik.

 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan korban, Kapolres Batu Bara turut menyerahkan tali asih berupa tabungan pendidikan kepada anak korban. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat sekaligus menjadi dukungan nyata bagi keberlangsungan pendidikan korban.

 

Program Trauma Healing yang dilaksanakan Polres Batu Bara merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada perempuan dan anak. Melalui pendekatan yang humanis, Polres Batu Bara tidak hanya berfokus pada penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga memastikan korban memperoleh perhatian, perlindungan, serta pendampingan yang berkelanjutan selama proses pemulihan.

 

Kapolres Batu Bara menyampaikan bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan rasa aman dan harapan bagi masyarakat, khususnya kepada anak-anak yang menjadi korban tindak pidana. Oleh karena itu, pemulihan psikologis korban menjadi bagian penting dalam penanganan setiap perkara yang melibatkan anak.

 

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

 

 

 

 

 

Sumber: Humas Polres Batu Bara.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *