Home > Daerah > Tim Trauma Healing Polri Bersama Relawan UI Hadir Bersama Warga Pascabanjir di Cilincing

Tim Trauma Healing Polri Bersama Relawan UI Hadir Bersama Warga Pascabanjir di Cilincing

Rayyan Rayyan January 14, 2026 Daerah
Tim Trauma Healing Polri Bersama Relawan UI Hadir Bersama Warga Pascabanjir di Cilincing

Jakarta Utara — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Senin (13/1/2026) berdampak pada ribuan warga dan memaksa mereka mengungsi ke berbagai titik aman. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 1.903 jiwa terdampak di tujuh kelurahan. Seiring surutnya air, para pengungsi mulai kembali ke rumah masing-masing pada Selasa (14/1/2026) untuk membersihkan hunian dan menata kembali kehidupan sehari-hari.

Di tengah proses pemulihan tersebut, Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Biro SDM Polda Metro Jaya menghadirkan tim trauma healing bersama relawan mahasiswa Universitas Indonesia untuk mendampingi warga, Rabu (14/1/2026). Kehadiran ini difokuskan pada pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu-ibu, yang masih merasakan dampak pascabanjir.

Tim Psikologi SDM Polda Metro Jaya menyusuri lingkungan permukiman warga. Mereka menyapa para orang tua, mendengarkan cerita dan keluhan yang masih tersisa, serta mengajak anak-anak bermain agar suasana kembali terasa lebih ringan. Pendekatan yang sederhana dan dekat ini dilakukan agar warga merasa ditemani dalam melewati masa pemulihan.

Dalam kegiatan tersebut, Polri turut mengajak relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia yang tengah magang, yakni Belva Catalina Detalicia, Erinna Terta Magee, dan Sang Ayu Made Chanda Dewi Andika Putri, untuk membantu proses pendampingan langsung di lapangan.

Pendampingan dilakukan melalui hal-hal yang dekat dengan keseharian warga. Selain berbincang dan bermain bersama anak-anak, tim juga menyalurkan bantuan kebutuhan dasar seperti handuk, selimut, makanan ringan, perlengkapan kebersihan, alat tulis sekolah, serta mainan anak-anak. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya meringankan beban warga yang baru kembali dari pengungsian.

Kegiatan juga diisi dengan edukasi singkat bagi para ibu. Dalam suasana santai, psikolog Polri memperkenalkan sekaligus mempraktikkan teknik pernapasan 4-7-8, sebuah metode sederhana yang bertujuan membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Teknik ini diberikan agar para ibu memiliki cara mudah untuk meredakan ketegangan, stres, dan kelelahan yang kerap muncul akibat kondisi pascabanjir.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa kehadiran tim trauma healing merupakan bagian dari upaya Polri untuk memastikan masyarakat terdampak mendapat pendampingan yang dibutuhkan.

“Setelah banjir, yang tersisa bukan hanya kerusakan fisik, tetapi juga kelelahan dan rasa cemas. Karena itu, Polri hadir bersama warga, mendengarkan, dan mendampingi agar mereka merasa tidak sendiri serta dapat perlahan memulihkan diri,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto, S.I.K., M.Si.

Salah satu relawan mahasiswa psikologi Universitas Indonesia, Belva Catalina Detalicia, mengungkapkan pengalamannya saat terjun langsung ke lapangan.

“Ini menjadi pengalaman pertama bagi kami mendampingi warga terdampak banjir secara langsung. Ada rasa hangat ketika melihat anak-anak tersenyum, tetapi juga kesedihan saat melihat kondisi yang mereka hadapi. Interaksi langsung membuat empati kami semakin terasa,” tutur Belva.

Ia menambahkan bahwa pendekatan sederhana justru membuat warga lebih terbuka.

“Kami berbagi mainan, susu, camilan, kaos kaki, handuk, sikat gigi, dan roti. Kami juga mendampingi ibu-ibu dengan penyuluhan singkat, termasuk latihan pernapasan 4-7-8, agar mereka memiliki cara sederhana untuk menenangkan diri saat merasa lelah atau tertekan,” tambahnya.

Menutup keterangannya, Kabidhumas Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat terdampak bencana, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga pada fase pemulihan, agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dengan kondisi psikologis yang lebih baik. (Rahmat Hidayat)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Polres Batu Bara Gelar Pisah Sambut Kapolres , AKBP Dony Satria Wicaksono Gantikan AKBP Doly Nelson, Sinergi dengan Forkopimda Diperkuat BATU BARA, 14 JULI 2026 – Polres Batu Bara menggelar acara pisah sambut Kapolres, dari AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H. kepada AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batu Bara pada malam Selasa (14/7/2026) berjalan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pejabat Utama Polres Batu Bara, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, pimpinan perusahaan, serta para tamu undangan lainnya. Rangkaian acara diawali dengan makan malam bersama, sesi pembukaan, pembacaan doa, dan pemutaran video kilas balik yang mengabadikan perjalanan pengabdian AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan selama menjabat sebagai Kapolres Batu Bara. Video tersebut menampilkan berbagai prestasi dan program yang berhasil dilaksanakan selama masa kepemimpinannya. Dalam sambutannya, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh unsur Forkopimda, jajaran Polres Batu Bara, dan masyarakat Kabupaten Batu Bara atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. “Saya memohon maaf apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan, dan berharap Kapolres baru dapat melanjutkan sinergi yang telah terbangun dengan baik,” ujarnya. Sementara itu, Kapolres baru AKBP Dony Satria Wicaksono menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat diberikan. Ia juga mengutarakan harapan akan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Batu Bara. “Saya berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan semua pihak demi mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang lebih baik,” katanya. Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dedikasi AKBP Doly Nelson dan menyampaikan selamat datang kepada AKBP Dony Satria Wicaksono. Ia berharap program positif yang telah digulirkan, khususnya dalam pemberantasan narkoba, dapat terus dilanjutkan dan diperkuat. Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., CLA juga turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar AKBP Doly Nelson dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah. “Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak AKBP Dony Satria Wicaksono beserta keluarga, dan berharap sinergi antara Polres Batu Bara dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara semakin erat,” ujar Bupati. Sebagai simbol penyambutan, Bupati memasangkan baju songket khas Batu Bara kepada Kapolres baru. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kepada pejabat lama, sesi hiburan, ramah tamah, serta foto bersama. Kegiatan pisah sambut ini menjadi momentum penting untuk mempererat soliditas dan memperkuat kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Sumber: Humas Polres Batu Bara

July 15, 2026