Home > Daerah > APEL KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2025

APEL KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2025

Rayyan Rayyan December 1, 2025 Daerah
APEL KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA KABUPATEN ROKAN HILIR TAHUN 2025

ROKAN HILIR,– Polres Rokan Hilir bersama Pemerintah Daerah dan lintas instansi melaksanakan Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Tingkat Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2025, pada Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 08.30 WIB, bertempat di Halaman Mapolres Rokan Hilir, Jalan Lintas Riau–Sumut Km. 167, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih.

Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolres Rokan Hilir KOMPOL RIKKY OPERIADY, S.Sos, S.I.K., M.I.K, mewakili Kapolres Rokan Hilir, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, di antaranya Wakil Bupati Rokan Hilir JHONY CHARLES, B.B.A., M.B.A., Wadanyon Brimob Pelopor Manggala Junction AKP Zaenal Lutfi, Kadis BPBD Syafnurrizal, S.E., Kadis Kesehatan Ns. Afridah, S.Kep., SKM., M.Kes, para PJU Polres Rohil, serta seluruh personel gabungan dari instansi pemerintah dan swasta.

Dalam kegiatan apel tersebut, pasukan yang terlibat terdiri dari Polres Rohil, Yon Brimob, Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinas Kesehatan, serta Security PT. Ivomas, dengan total beberapa peleton. Selain itu, sejumlah sarana dan prasarana penanggulangan bencana turut digelar, antara lain perahu karet, perahu kano, rompi pelampung, peralatan selam, tenda, field bed, alat kesehatan, hingga tali tambang sebagai bentuk pengecekan kesiapan operasional.

Isi Amanat Apel

Dalam amanatnya, Wakapolres Rohil menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak menghadapi potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi akibat dampak Badai Siklon Tropis Senyar yang diperkirakan masih berpengaruh satu pekan ke depan.

Apel ini bertujuan mensinergikan seluruh elemen, mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dunia usaha, hingga masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana. Penanganan bencana disebut bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

Kabupaten Rokan Hilir memiliki sejumlah wilayah dengan potensi rawan bencana, sehingga apel ini tidak hanya bersifat seremonial, namun juga menjadi momentum memulai kegiatan gotong royong massal membersihkan saluran air, parit, gorong-gorong, serta titik-titik rawan banjir.

Wakapolres juga menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan merupakan wujud nyata komitmen bersama seluruh unsur Kabupaten Rokan Hilir dalam membangun kesiapan sebelum bencana, ketanggapan saat bencana, dan percepatan pemulihan pasca bencana.

Kesimpulan Kegiatan

Apel kesiapsiagaan ini menjadi sarana penting untuk:
• Menegaskan sinergi dan koordinasi lintas sektoral dalam penanggulangan bencana.
• Memastikan kesiapan personel dan peralatan seluruh instansi terkait dalam menghadapi kondisi darurat.
• Meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai potensi risiko bencana.
• Menekankan upaya pencegahan dan mitigasi, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi titik-titik rawan genangan.
• Membangun komitmen seluruh Satgas Kabupaten Rokan Hilir untuk mengutamakan keselamatan masyarakat di atas segalanya.

Apel yang berlangsung hingga pukul 09.20 WIB tersebut berjalan tertib, aman, dan terkendali.
(sakti)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Wakapolres Batu Bara Hadiri Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara di PRSU 2026 Medan – Wakapolres Batu Bara KOMPOL Supendi, S.H., M.H., mewakili Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menghadiri pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 dalam rangka Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara, yang digelar di Panggung Keong Taman Budaya PRSU, Kota Medan, Selasa (21/7/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara Muhammad Syafi’i, S.H., Pj. Sekda Rusyian Heri, Kakan Kemenag Kabupaten Batu Bara Ahmad Jaiz, S.Ag., M.Ag., para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan pembukaan dan tari persembahan Melayu, dilanjutkan doa, laporan ketua panitia, pertunjukan Debus, sambutan Ketua DPRD dan Bupati Batu Bara, serta penampilan Tari Kreasi 13 Etnis yang menggambarkan keberagaman budaya di Kabupaten Batu Bara. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan Sertifikat Penetapan Tonun Batu Bara sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, yang menjadi kebanggaan sekaligus bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya daerah. Acara kemudian ditutup dengan penampilan Tari Putri Bertonun, Tari Tor-Tor, foto bersama, dan closing ceremony. Kehadiran Wakapolres Batu Bara dalam kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal, sekaligus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 23.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Sumber : Humas Polres Batu Bara

July 22, 2026