Home > Daerah > Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Sukses Hasilkan Kain Songket Khas Batu Bara – Program Pembinaan Berbuah Manis

Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Sukses Hasilkan Kain Songket Khas Batu Bara – Program Pembinaan Berbuah Manis

Rayyan Rayyan July 29, 2026 Daerah
Warga Binaan Lapas Labuhan Ruku Sukses Hasilkan Kain Songket Khas Batu Bara – Program Pembinaan Berbuah Manis

Kabupaten Batu Bara, 29 Juli 2026 – Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku menunjukkan hasil yang membanggakan. Melalui pelatihan menenun yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berhasil menghasilkan kain songket berkualitas khas Kabupaten Batu Bara yang memiliki nilai seni, budaya, dan ekonomi tinggi.

Kegiatan pembinaan menenun ini dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan produktif sebagai bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. Dengan pendampingan petugas lapas dan instruktur berpengalaman, warga binaan dilatih secara menyeluruh – mulai dari pengenalan alat tenun, teknik penyusunan benang, proses menenun motif khas daerah, hingga tahap penyelesaian akhir yang menghasilkan kain songket dengan kualitas yang dapat bersaing di pasaran.

Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan, S.T., S.H., M.Hum., yang meninjau langsung kegiatan tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan ketekunan warga binaan dalam melestarikan salah satu warisan budaya daerah. Menurutnya, pembinaan berbasis keterampilan tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kesabaran, dan rasa tanggung jawab warga binaan selama menjalani masa pidana.

“Pembinaan menenun ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan bermanfaat. Kami ingin warga binaan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.

Selain sebagai sarana pembinaan, hasil tenun songket yang dihasilkan juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi warga binaan dan keluarga mereka. Program ini juga berperan dalam memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten Batu Bara kepada khalayak yang lebih luas, sehingga menjadi bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah agar tetap dikenal dan berkembang.

Kalapas menegaskan bahwa Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku akan terus mengembangkan berbagai program pembinaan kemandirian yang selaras dengan potensi lokal. Tujuan utama adalah memastikan warga binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan secara optimal setelah menyelesaikan masa pidana.

“Keberhasilan menghasilkan kain songket khas Batu Bara yang berkualitas menjadi bukti bahwa warga binaan memiliki potensi besar apabila diberikan kesempatan, pembinaan, dan pendampingan yang tepat,” tambahnya.

Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku terus berkomitmen mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pemberdayaan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Diharapkan, keterampilan yang diperoleh warga binaan dapat menjadi modal berharga untuk hidup mandiri, produktif, serta berkontribusi positif bagi kemajuan masyarakat setelah mereka bebas nantinya.

Sumber : Humas Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Polres Batu Bara Gelar Pisah Sambut Kapolres , AKBP Dony Satria Wicaksono Gantikan AKBP Doly Nelson, Sinergi dengan Forkopimda Diperkuat BATU BARA, 14 JULI 2026 – Polres Batu Bara menggelar acara pisah sambut Kapolres, dari AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan, S.H., M.H. kepada AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA. Acara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Batu Bara pada malam Selasa (14/7/2026) berjalan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pejabat Utama Polres Batu Bara, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, pimpinan perusahaan, serta para tamu undangan lainnya. Rangkaian acara diawali dengan makan malam bersama, sesi pembukaan, pembacaan doa, dan pemutaran video kilas balik yang mengabadikan perjalanan pengabdian AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan selama menjabat sebagai Kapolres Batu Bara. Video tersebut menampilkan berbagai prestasi dan program yang berhasil dilaksanakan selama masa kepemimpinannya. Dalam sambutannya, AKBP Doly Nelson H.H. Nainggolan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh unsur Forkopimda, jajaran Polres Batu Bara, dan masyarakat Kabupaten Batu Bara atas dukungan serta kerja sama yang telah terjalin selama ini. “Saya memohon maaf apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan, dan berharap Kapolres baru dapat melanjutkan sinergi yang telah terbangun dengan baik,” ujarnya. Sementara itu, Kapolres baru AKBP Dony Satria Wicaksono menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat diberikan. Ia juga mengutarakan harapan akan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Batu Bara. “Saya berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan semua pihak demi mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang lebih baik,” katanya. Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dedikasi AKBP Doly Nelson dan menyampaikan selamat datang kepada AKBP Dony Satria Wicaksono. Ia berharap program positif yang telah digulirkan, khususnya dalam pemberantasan narkoba, dapat terus dilanjutkan dan diperkuat. Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., CLA juga turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar AKBP Doly Nelson dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah. “Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak AKBP Dony Satria Wicaksono beserta keluarga, dan berharap sinergi antara Polres Batu Bara dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara semakin erat,” ujar Bupati. Sebagai simbol penyambutan, Bupati memasangkan baju songket khas Batu Bara kepada Kapolres baru. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian cenderamata kepada pejabat lama, sesi hiburan, ramah tamah, serta foto bersama. Kegiatan pisah sambut ini menjadi momentum penting untuk mempererat soliditas dan memperkuat kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Batu Bara yang aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Sumber: Humas Polres Batu Bara

July 15, 2026