Batu Bara, 23 Maret 2026 – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Batubara melakukan pemantauan terhadap 14 komoditas pangan utama di wilayah Kabupaten Batu Bara pada Hari ke-2 (H+2) perayaan Idul Fitri 2026. Kegiatan pemantauan yang dipimpin oleh IPTU Kriswanto, S.H., M.H., Kanit II Ekonomi Sat Reskrim, ini bertujuan memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok masyarakat pasca perayaan Idul Fitri.
Pengecekan dilakukan pada hari Senin (23/3) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai di Pasar Delima Indrapura, Kecamatan Air Putih. Sebagai bagian dari tugas pengawasan ekonomi yang menjadi mandat dari Kepolisian Republik Indonesia, personel melakukan verifikasi langsung terhadap harga dan stok komoditas di lapangan.
Berdasarkan data yang dikumpulkan langsung dari pedagang dan pemantauan lapangan, seluruh komoditas pangan yang dipantau menunjukkan harga yang stabil. Hanya satu komoditas yang mengalami penurunan harga, yaitu cabai merah yang turun menjadi Rp 36.000 per kilogram, atau penurunan sebesar Rp 1.000 dibandingkan periode sebelumnya.
Rincian harga komoditas pangan yang tercatat di Pasar Delima Indrapura adalah sebagai berikut:
– Beras medium Rp 14.000 per kilogram (normal)
– Gula pasir Rp 18.500 per kilogram (normal)
– Minyak goreng curah Rp 19.000 per liter (normal)
– Minyakita Rp 15.500 per liter (normal)
– Daging sapi Rp 130.000 per kilogram (normal)
– Daging ayam broiler Rp 36.000 per kilogram (normal)
– Telur ayam broiler Rp 38.000 per kilogram (normal)
– Tepung terigu Rp 12.000 per kilogram (normal)
– Kacang kedelai Rp 15.000 per kilogram (normal)
– Cabai merah Rp 36.000 per kilogram (turun Rp 1.000)
– Bawang merah Rp 34.000 per kilogram (normal)
– Bawang putih Rp 35.000 per kilogram (normal)
– Jagung (pakan) Rp 9.000 per kilogram (normal)
– Ubi/singkong Rp 3.500 per kilogram (normal)
IPTU Kriswanto menjelaskan bahwa pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok merupakan bagian dari upaya kolaboratif antara kepolisian dengan dinas terkait untuk menjaga kestabilan ekonomi masyarakat. “Kami bekerja sama erat dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Batu Bara untuk memastikan pasokan berjalan lancar dan harga tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Selama pemantauan ditemukan bahwa stok seluruh komoditas pangan di Pasar Delima Indrapura dalam kondisi cukup dan tersedia dengan baik. Tidak ditemukan adanya kekurangan stok pada salah satu komoditas yang dipantau, hal ini menunjukkan bahwa distribusi pasokan bahan pokok berjalan dengan optimal menjelang dan pasca perayaan Idul Fitri.
“Kami melakukan koordinasi secara berkala dengan pelaku usaha dan dinas terkait untuk memastikan bahwa tidak ada praktik pemalsuan harga atau penimbunan stok yang dapat menyebabkan kenaikan harga secara tidak wajar,” tambah IPTU Kriswanto.
Dalam laporannya kepada Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan, S.H., M.H., dinyatakan bahwa situasi perdagangan dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Batu Bara dalam kondisi aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan apapun selama proses pemantauan berlangsung.
Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Unit Ekonomi Sat Reskrim. “Pemantauan terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok merupakan bagian penting dari tugas kepolisian dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Kami akan terus melakukan pemantauan berkala dan evaluasi untuk memberikan layanan yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya dalam sambutan resmi.
Sumber Kasihumas Polres Batu Bara

